Sri Meliyana : 4 Pilar Kebangsaan Dapat Menjadi Pondasi Utama Dalam Memperkuat Karakter Kebangsaan

Berita Daerah

Sumatera Selatan, selasarsumsel.id – Karakter kebangsaan yang dapat dimaknai sebagai tata nilai budaya dan keyakinan yang termanifestasi di dalam kebudayaan suatu masyarakat, tentu dapat dipelajari lewat pengamalan nilai – nilai 4 pilar kebangsaan, baik itu pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI maupun dari sumber lain, seperti dari semangat para pejuang yang begitu heroik dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan di masa lalu.

Pastinya, posisi 4 pilar kebangsaan akan sangat relevan dan aktual di dalam mengisi ruang publik yang kosong dan terbelenggu dari karakter kebangsaan tersebut. Oleh karenanya, 4 pilar kebangsaan harus selalu dikedepankan agar generasi mendatang khususnya dapat memiliki sensitifias yang tinggi terhadap persoalan publik (masyarakat), bukan hanya kepentingan diri sendiri.

Hal inilah yang menjadi perhatian dari Ir. Sri Meliyana, Anggota Komisi X DPR RI asal daerah pemilihan Sumatera Selatan II, yang mana dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan 4 pilar kebangsaan sebagai orientasi, pedoman dalam segala sikap tindak, baik dalam konteks yang kecil maupun dalam konteks yang lebih besar.

“Tentu, dalam siklus pergantian rezim/kepemimpinan saat ini, yang tidak lama lagi akan berlangsung sangat dibutuhkan sistem tata nilai yang ‘ajeg’ dari masyarakat, guna menekan praktik kotor (negatif), dan salah satunya tentu dapat diantisipasi dengan memperkuat karakter kebangsaan setiap masyarakat, melalui infiltrasi nilai – nilai 4 pilar kebangsaan. Oleh karenanya, secara tidak langsung, nilai 4 pilar kebangsaan dapat menjadi pondasi utama dalam memperkuat karakter kebangsaan tersebut” Ujar Sri Meliyana dalam Kegiatan Sos 4 Pilar Kebangsaan di hadapan warga masyarakat (konstituen) pada Senin (01/04/2019).

Karena dari itu, selanjutnya sangat dibutuhkan sentuhan aspek formal dan infomal, baik itu melalui pendidikan dan metode infiltrasi lainnya, agar para generasi mendatang khususnya benar – benar memiliki semangat dan karakter kebangsaan yang kuat. Terutama, menjelang perhelatan pemilu yang sebentar lagi akan berlangsung yang tentu akan sangat membutuhkan SDM yang berkualitas, berintegritas serta berkarakter kebangsaan yang kuat, agar dapat membuat pemilu itu sebagai proses menseleksi serta menghasilkan para pemimpin yang visioner, unggul dan pro kepentingan rakyat (kemaslahatan masyarakat).

“Pastinya, dalam segala hal karakter kebangsaan sangatlah dibutuhkan, terlebih lagi dalam siklus waktu menjelang pemilu seperti saat ini, dimana SDM yang memiliki karakter kebangsaan yang kuat, tentu akan dapat menghindari serta meminimalisir segala hal yang dekonstruktif dalam penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut, justru sebaliknya SDM yang berkarakter akan dapat menjadikan perhelatan pemilu menjadi kompetitif dan konstruktif” Pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *