Sosialisasi 4 Pilar, Sri Meliyana Singgung Banyaknya Konflik Horisontal yang Akhir – Akhir Ini Terjadi

Berita Daerah

Palembang, selasarsumsel.id – Dalam kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan MPR RI yang dilaksanakan di taman ribang kebambang pada Senin, (12/02/2018), Ir. Sri Meliyana menyinggung maraknya konflik horisontal yang menyentuh isu suku, agama, ras dam budaya (SARA), terutama akhir-akhir ini penganiayaan yang dialamatkan kepada para ulama.

“Tentu, cukup miris melihat realitas yang terjadi akhir-akhir ini dimana banyaknya isu sara yang memicu konflik horisontal dan banyaknya para ulama yang menjadi korban penganiayaan di berbagai tempat” imbuhnya

Ir. Sri Meliyana didampingi kepala dinas pendidikan kabupaten lahat dan Jajaran Dosen AKN Lahat (Doc.Selasarsumsel.id)

Menyikapi realitas tersebut ia menyatakan bahwa secara tidak langsung dikarenakan kurangnya pemahaman arti penting nilai – nilai kebangsaan, pancasila khusunya. Ia menyatakan apabila melihat sejarah historis, memang tidak boleh dilupakan bahwa Indonesia selalu jadi sasaran bangsa asing yang memang tidak meninginkan Indonesia bebas, maju dan merdeka. Oleh karenanya, menurutnya kita harus kembali memperkuat pondasi dan karakter kebangsaan, yang secara konkrit tercermin di dalam 4 pilar kebangsaan.

“Sejarah memang sudah memperlihatkan bahwa dari awal Indonesia selalu menjadi sasaran dari negara asing, Indonesia dijajah baik sebelum merdeka maupun setelah kemerdekaaan, oleh karenanya realitas konflik sosial yang terjadi perlu disikapi dengan kembali menguatkan nilai 4 pilar kebangsaan, melalui Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945” ujarnya.

Dalam sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini, juga dihadiri oleh kepala dinas pendidikan kabupaten lahat, Sutoko, M.Si dan koordinator AKN lahat, Abdul Rahman dengan para staf pengajar (dosen), serta mahasiswa AKN lahat. (RC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *