Pilgub Sumsel 2018 : Menanti Kejutan Di awal Tahun

Berita Nasional Politik

Palembang, selasarsumsel.id – Memasuki tahapan awal pilkada serentak pada tahun 2018, yakni pendaftaran pasangan calon, yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 – 10 Januari 2018, masyarakat Sumatera Selatan tentu akan sangat menanti siapakah pasangan calon (paslon) yang akan berlaga dalam pemilihan Gubernur Sumsel mendatang.

Hasil gambar untuk PILKADA
Source : thetanjungpuratimes.com

Ditengah arus informasi yang simpang siur tentang para kandidat calon Gubernur (cagub) dan Wakil Gubernur (cawagub) mendatang, banyak masyarakat yang masih menduga-duga tentang para paslon dalam pilgub mendatang, meskipun sudah ada beberapa nama yang mencuat dan bahkan mendeklarasikan diri. Tentunya memasuki tahapan pendaftaran yang telah dijadwalkan oleh KPU, masyarakat akan mulai dapat melihat kepastian para kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur mendatang.

Hal tersebut, juga dibenarkan oleh pemerhati sosial politik dari Universitas Sriwijaya, Alip Dian Pratama, yang melihat bahwa kepastian pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan berkompetisi pada kontestasi pilgub sumsel tahun 2018 mendatang, akan dapat dilihat secara pasti ketika para kandidat nantinya mendaftar ke KPU.

“Ya nanti tentu ditengah konstelasi politik yang sangat dinamis dan banyaknya asumsi-asumsi tentang para paslon yang akan ikut dalam kontestasi pilgub mendatang, semuanya akan dapat dipastikan secara de facto ketika para paslon tersebut mendaftarkan diri secara resmi ke KPU, setelah sebelumnya mengantongi rekomendasi dari parpol pengusung” pungkasnya

Kemudian, Alief menambahkan bahwa memang sudah merupakan sebuah kelaziman penentuan nama-nama yang akan maju dalam kontestasi pilkada, yang diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik, dilakukan di menit-menit akhir menjelang pendaftaran ke KPU.

“Katakanlah memang itu tradisi, atau dapat dilihat sebuah kelaziman penetuan nama-nama para paslon dalam pilkada, baik itu pilgub maupun pilkada kabupaten/kota, dilakukan last minute menjelang pendaftaran ke KPU, hal ini karena memang parpol atau gabungan parpol harus melakukan pemetaan ataupun survey terlebih dahulu (baik secara internal maupun eksternal – independet) sebelum menentukan para pasangan calon dalam pilkada”

Hanya saja, menurutnya dalam konteks Pilgub Sumsel 2018, salah satu hal yang cukup menarik dan banyak mendapat sorotan oleh masyarakat Sumatera Selatan ialah terkait dengan kepastian kandidat Wakil Gubernur yang akan mendampingi nama-nama cagub yang jauh hari sebelumnya, sudah beredar dan bahkan telah mengantongi rekomendasi dari beberapa partai politik. “Cukup menarik dan patut dinanti memang dalam pilgub sumsel ini terkait kepastian kandidat cawagub yang akan mendampingi nama-nama calon gubernur yang memang dari jauh-jauh hari telah deklarasi dan mendapat rekomendasi dari beberapa partai politik, meskipun ada yang memang sudah sepaket, dalam arti mendeklarasikan diri untuk cagub dan cawagub” ujarnya

Dapat dilihat memang beberapa nama yang secara resmi telah mendeklarasikan diri, dan mendapat dukungan partai politik diantaranya Dodi Reza Aleks Noerdin, yang telah mencukupi syarat kursi DPRD dengan mengantongi 16 kursi, yakni partai Golkar 10 kursi dan PKB 6 kursi. Bupati Musi Banyuasin yang merupakan putra dari Gubernur petahana saat ini, memang masih belum terbuka tentang kemungkinan cawagub yang akan mendampinginya, meskipun digadang-gadang akan diduetkan dengan Ketua DPRD Prov. Sumsel, Giri Ramanda N. Kiemas, yang merupakan Ketua DPD PDIP Sumsel, salah satu poros partai yang memiliki 13 kursi di DPRD, akan tetapi belum menentukan cagub atau cawagub yang bakal diusung.

Hasil gambar untuk dodi reza dan ishak mekki
Dodi Reza Alex dan Ishak Mekki sama-sama belum punya pasangan ( source : palembaangtribunews.com)

Kemudian, Ishak Mekki, yang meskipun telah mencukupi syarat pencalonan dengan mengantongi 15 kursi, yakni dari partai Demokrat 11 kursi, PBB 2 kursi dan PPP 2 kursi, namun hingga saat ini masih belum juga menentukan dan mendeklarasikan nama cawagub yang akan menemaninya dalam kompetisi pilgub mendatang. Ketua DPD Partai Demokrat, yang juga Wakil Gubernur (incumbent) saat ini, banyak dikait-kaitkan dengan nama mantan Walikota Palembang Eddy Santana Putra, yang merupakan kader PDIP, dan Ketua DPD Gerindra Sumsel, Saifudin Aswari Rivai, poros partai yang memiliki 10 kursi di DPRD Prov. Sumsel.

Selanjutnya, Herman Deru, yang pasca mendapatkan rekomendasi dari partai Nasdem pada Senin (16/10/2017) telah mendeklarasikan diri berpasangan dengan Mawardi Yahya, mantan Bupati Ogan Ilir, di mana pasangan ini-pun telah memenuhi prasyarat pencalonan dengan didukung partai Nasdem 5 kursi, PAN 6 kursi dan Hanura 5 kursi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *