Pelatihan Advokasi, Bem Fasilkom Unsri Undang Praktisi Hukum

Anak Muda Berita Daerah Mahasiswa

Palembang, selasarsumsel.id – Bertempat di ruang teleconference fasilkom UNSRI kampus bukit palembang pada mingggu (01/04/2018), BEM fasilkom unsri undang praktisi hukum, Rio Chandra Kesuma, SH., MH., sebagai narasumber (pembicara) acara.

Dalam sambutannya, M. Naufal Halim, selaku Ketua Pelaksana acara mengungkapkan bahwa acara tersebut diselenggarakan dalam rangka melatih skill dan kemampuan para mahasiswa dalam melakukan tekhnik advokasi, baik di dalam kampus maupun di luar kampus.

“Semoga acara ini ditengah kekurangan yang ada, dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi para audiens, khususnya dalam tekhnik advokasi dan audiensi” paparnya

Kemudian, Narasumber Rio Chandra Kesuma, dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa sejatinya di awal memang ia cukup tertarik dengan penyelenggaraan acara ini, dimana ia mengungkapkan bahwa tekhnik advokasi sangatlah penting dan berguna, terkhusus bagi mahasiswa fasilkom.

“Mahasiswa Fasilkom sebenarnya memang sangat perlu mendapat pemahaman advokasi, baik dalam ruang lingkup yang general sesuai topik (ToR) acara, maupun secara khusus dalam bidang cyber space (dunia digital), sebab mahasiswa fasilkom merupan subjek inti dari penyelenggaraan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)” tegas pria kelahiran palembang yang berprofesi sebagai advokat di Jakarta ini.

Kemudian, narasumber acara juga bericara banyak dalam pemaparannya seputar ruang lingkup advokasi, dari berbagai perspektif dan dimensi, baik itu dalam konteks general (advokasi kemahasiswaan) maupun advokasi dalam konteks khusus (dalam bidang legal, hukum).

“Senyatanya ketika berbicara advokasi, tidak hanya terbatas dalam hal yang terkait dengan dunia advokat (dimensi hukum), meskipun identik dengan hal tersebut. Namun akan ada banyak sudut pandang lainnya, yang juga merupakan ruang lingkup advokasi. Oleh karenanya diharapkan mahasiswa memang benar-benar mengambil point penting dari penyelenggaraan acara ini, agar bermanfaat dan berguna, baik ketika advokasi itu diperlukan untuk keperluan akademik (kampus) maupun di luar kampus” tegas pria yang juga aktif sebagai Tim Ahli di DPR RI ini. (ICAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *