WHO Nyatakan Kecanduan Game Sebagai Gangguan Jiwa

Anak Muda Berita Nasional
Hasil gambar untuk gamer icon
Kredit : freegreatpicture.com

Kabar terbaru dari WHO, organisasi kesehatan dunia yang berada dibawah PBB menyatakan bahwa kecanduan game merupakan salah satu gangguan kejiwaan.

Berdasarkan dokumen klasifikasi penyakit internasional ke-11 (Internatioal Classified Disease/ICD) yang dikeluarkan WHO, gangguan ini dinamai gaming disorder.Di dalam Klasifikasi Penyakit Internasional ke-11 (ICD) akan dimasukkan kecanduan game sebagai salah satu kondisi gangguan mental. Pada draft dokumen dijelaskan pola perilaku gamer yang kecanduan akan mengutamakan game dibanding kepentingan hidupnya untuk hal – hal yang lain.

Hasil gambar untuk gamers kecanduan
Gamers yang telah kecanduan berpotensi memiliki gangguan mental ( source : gadgetan.com)

Gaming disorder oleh WHO digambarkan sebagai perilaku bermain game dengan gigih dan berulang, sehingga menyampingkan kepentingan hidup lainnya. Adapun gejalanya bisa ditandai dengan tiga perilaku.

Pertama dan terutama, pengidap gangguan gaming disorder akan bermain game secara berlebihan, baik dari segi frekuensi, durasi, maupun intensitas.

Gejala kedua, pengidap gaming disorder juga lebih memprioritaskan bermain game. Hingga akhirnya muncul gejala ketiga, yakni tetap melanjutkan permainan meskipun pengidap sadar jika gejala atau dampak negatif pada tubuh mulai muncul.

Dilansir dari kaskus.co.id, Banyak negara telah bergulat dengan masalah kecanduan game. Di Korea Selatan, pemerintahnya telah memperkenalkan undang – undang yang melarang akses bagi anak – anak usia di bawah 16 tahun untuk bermain game online tengah malam sampai pagi pukul 06:00.

Sementara itu di Jepang, para pemain akan diingatkan apabila mereka telah bermain lebih dari waktu yang telah ditentukan setiap bulannya. Sama halnya dengan dengan di Cina, perusahaan internet raksasa Tencent telah membatasi waktu yang dapat digunakan untuk bermain game online. *(Ba)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *