Menteri Luar Negeri Turki : Tidak Ada Yang Namanya Poros Turki, Iran Dan Qatar

Berita Internasional

Palembang, selasarsumsel.id – Negara – negara yang ada didunia ini selalu di isukan memiliki hubungan yang special melebihi dengan Negara lain. Hubungan semacam ini tentu memancing isu adanya koalisi internasional. Sebut saja Amerika – Israel atau Rusia – China dan beberapa Negara lain yang kemudian memilih untuk membentuk grub koalisi terntentu.

Turki menjalin hubungan yang cukup dekat dengan Iran serta Qatar. Turki merupakan Negara yang membantu habis-habisan ketika koalisi Negara teluk yang dipimpin Arab Saudi melakukan embargo kepada Qatar. Hal itu memancing isu bahwa ada poros Turkki-Iran-Qatar dalam hubungan Timur tengah. Namun Turki membantah hal tersebut dan memandang bahwa semua Negara islam memiliki posisi yang sama dihadapan Turki, semuanya harus dirangkul dan di satukan untuk kemajuan bersama.

Dilansir dari aa.com, salah satu situs berita Turki, Mentri luar negeri Turki ,Mevlut Cavusoglu pada selasa lalu mengatakan bahwa Ankara akan berjuang untuk menghasilkan persatuan antara negara-negara muslim.

Hasil gambar untuk Mevlut Cavusoglu
Menteri Luar Negeri Turki , Mevlut Cavusoglu (source : azertac.az)

Menlu Turki menjelaskan bahwa menampik kemungkinan untuk adanya kerja sama kesepakatan antara Turki, Iran, dan Qatar.

Dalam konferensi persnya yang diselenggarakan di lokasi mitra Sudannya, Ibrahim Ghandour, Cavusoglu menjelaskan mengenai kebijakan Turki di Timur Tengah.

Berbicara mengenai prospek untuk kerjasama regional antara Ankara, Tehran, dan Doha, dia mengatakan “tidak ada yang namanya poros Turki, Iran, dan Qatar”.

Turki tidak melakukan diskriminasi antara sahabat-sahabat sesama negara muslim, Cavusoglu mengatakan, Ankara telah menjadi salah satu pihak yang paling vokal dalam mengkritik kebijakan Iran vis a vis Suriah dan Iraq.

“Sekarang kita memiliki hubungan yang sangat hangat dengan Sudan. Apakah itu artinya akan ada poros antara Turki dan Sudan?” ujarnya.

Fokus utama Turki, dia menjelaskan, adalah untuk mempromosikan kesatuan antara semua dunia islam, “bukan untuk menaburkan benih kekacauan di antara sesama negara muslim, seperti yang telah dilakukan selama ini oleh orang lain”.

Sumber:

Anadolu Agency, aa.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *