Menakar Nasib Partai Politik Islam Pada Pemilu 2019

Berita Daerah Politik

Palembang, selasarsumsel.id – Partai Politik Islam saat ini tentu harus bersiap bekerja lebih keras dalam menghadapi kontestasi pileg 2019 mendatang. Bagaimana tidak, aroma kompetisi terbuka pada pileg 2019 mendatang akan berlangsung cukup ketat dan ditambah dengan konstelasi politik yang juga akan kompetitif serta selektif dengan hadirnya para parpol pendatang baru, yang tentu bukan tidak mungkin akan menggarap basis suara partai politik islam.

Dari berbagai hasil riset yang ada, suara partai politik islam saat ini cenderung mengalami penurunan, baik dari era orde baru, reformasi maupun pasca reformasi. Beragam faktor tentu sangat mempengaruhi baik langsung maupun tidak langsung, internal maupun eksternal dari penurunan perolehan suara partai politik islam tersebut.

Hal inilah yang juga senada disampaikan oleh Zainul Arifin, selaku akademisi dari Universitas Sriwijaya yang menyatakan bahwa memang banyak faktor yang senyatanya secara langsung mempengaruhi suara partai politik islam yang semakin hari cenderung menurun.

“Memang banyak faktor yang kemudian menjadi pemicu turunnya perolehan suara partai politik islam dalam pemilu, yang diantaranya ialah heterogenitas yang dalam arti bahwa kita sejatinya mayoritas, namun jika dilihat dari perolehan suara partai politik islam justru sebaliknya kita menjadi minoritas, kemudian ialah kurang nya tokoh – tokoh yang berpengaruh (kuat) di dalam partai politik islam, dan kemudian kaderisasi yang cukup lemah jika dibandingkan dengan partai politik yang bukan berbasis islam” ujarnya dalam kajian mingguan terbatas Center For Democracy and Civilization Studies (CDSC) pada minggu (25/11/2018) yang bertempat di Jalan Joko No. 3 Talang Semut Palembang.

Senada dengan hal tersebut, Rahmadi Jafar, Wakil Sekretaris Komite Aksi Pemenangan Wilayah Pemilu (KAPPU) Partai Bulan Bintang (PBB), juga mengamini persoalan dan tantangan yang dihadapi oleh partai politik berbasis Islam. Setidaknya ia menyatakan bahwa ada 3 (persoalan) yang dihadapi oleh partai politik berbasis islam saat ini, yang mana hal tersebut lah yang secara langsung mempengaruhi perolehan suara partai politik berbasis Islam dalam pemilu.

“Setidaknya memang ada 3 (tiga) faktor yang menyebabkan mengapa trend partai politik islam cenderung menurun, pertama ialah dikarenakan kegagalan konsolidasi partai politik islam pasca reformasi. kedua, ialah dikarenakan gagalnya konsolidasi partai – partai islam di dalam parlemen baik pusat hingga daerah, dan yang terkahir ialah juga gagalnya konsolidasi struktural dan kultural dari partai politik islam” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *