Kartu Ini Yang Diduga Membuat Abdul Somad Ditolak Imigrasi Hongkong

Berita Nasional

Palembang, selasarsumsel.id – Ustad Abdul Somad kembali alami kejadian tak mengenakan dalam safari dakwahnya. Pasca kasus penolakanya oleh segelintir oknum di Bali, kini Ustadz lulusan Maroko dan Mesir itu kembali alami kejadian penolakan dibandara Hongkong yang berujung deportase.

Sempat mengalami penggeledahan isi-isi dompet pasca turun dari pesawat, Ustadz Abdul Somad mengaku pihak imigrasi Hongkong menaruh curiga kepadanya setelah dalam penggeledahan itu mereka menemukan kartu anggota Rabithah Alawiyah (Organisasi pencatat keturunan Nabi Muhammad SAW di Indonesia) yang ada didalam dompetnya.

Hasil gambar untuk abdul somad
Ustadz Abdul Somad (source : lampung.tribunews.com)

Dilansir dari cnnindonesia.com, Ia menyebut, pihak imigrasi Hong Kong menaruh curiga dengan kartu tersebut karena memiliki logo bintang dan terdapat sejumlah kalimat berhuruf Arab.

Somad menduga, kecurigaan otoritas imigrasi Hong Kong karena termakan dengan isu terorisme yang berkembang.

“Saya jelaskan. Di sana saya menduga mereka tertelan isu terorisme,” ujarnya.

tak sampai disitu, Imigrasi Hongkong membrondong ustad Abdul Somad dengan beberapa pertanyaan tentang pendidikan,pekerjaan dan tentang identitasnya serta keterkaitan dengan Ormas dan Parpol.

“Saya jelaskan bahwa saya murni pendidik. Intelektual Muslim lengkap dengan latar belakang pendidikan saya,” ujar Somad.

Pasca diinterogasi secara sepihak pihak Imigrasi Hongkong  melarang dirinya untuk masuk kewilayah Hongkong, dan dua asistennya diminta kembali ke Indonesia pada Minggu (24/12).

“Tanpa alasan mereka langsung mangantar Saya ke pesawat yang sama untuk keberangkatan pukul 10.00 WIB ke Jakarta,” ujarnya.

Melalui akun instagramnya Ustadz Abdul Somad meminta maaf kepada para TKI Indonesia yang ada di Hongkong karena batal mengisi pengajian disana.

“ Mohon maaf tidak terhingga buat sahabat-sahabat pahlawan devisa negara di Hongkong” ungkapnya melalui instagram pribadinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *