Gelar Workhshop, Industri Ekonomi Kreatif Palembang Diharapkan Perkuat Sinergi dan Lirik Pasar Asian Games

Berita Daerah Berita Nasional Olahraga

Palembang, selasarsumsel.id – Bertempat di ballroom Excelton hotel pada Senin (23/04/2019), Badan Ekonomi Kreatif menggelar Workshop Jejaring Ekosistem Kabupaten/Kota Kreatif dengan semua komunitas – insan industri ekonomi kreatif di kota palembang.

Dalam workshop yang diikuti lebih kurang 150-an peserta dari berbagai pelaku industri ekonomi kreatif di kota palembang, juga dihadiri langsung jajaran pejabat teras Badan Ekonomi Kreatif, diantaranya Sekretaris Utama Bekraf, Mesdin Cornelis Simarmata, Kasubdit pengembangan kota kreatif, Slamet Aji Pamungkas dan Ketua Tim PMK3i (Penilaian Mandiri Kabupaten Kota Kreatif Indonesia), Ramalis Sobandi, selain itu pantauan redaksi selasar sumsel juga turut hadir Anggota Komisi X DPR RI asal Dapil Sumsel II, Ir. Sri Meliyana dan Kepala Dinas Pariwisata kota Palembang, Isnaini Madani.

Dalam sambutan mengawali acara, Isnaini Madani selaku kepala dinas Pariwisata kota Palembang, menekankan pentingnya jejaring antar pelaku industri, khususnya di bidang ekonomi kreatif yang secara langsung terkait erat dengan sektor pariwisata agar dapat bersaing dengan kabupaten/kota lainnya di Indonesia.

“Pariwisata itu dagang, jdi harus ada jejaring dan kita harus bersatu, sebab jikalau tidak kita akan kalah dengan kota besar lainnya, seperti bali atau bandung” pungkasnya

Kemudian, Sri Meliyana, yang merupakan anggota Komisi X DPR RI, yang bermitra dengan Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif, mengungkapkan bahwa pentingnya kita menjaga sekaligus memanfaatkan momentum dalam menyongsong perhelatan Asian Games nantinya, sebab ia mengatakan bahwa ini adalah panggung dunia. Ia menjelaskan bahwa daerah lain bersusah payah, menarik orang (turis) untuk datang, tapi kini orang mancanegara datang untuk bertanding di event asian games, oleh karenanya semua stakeholder harus siap, khususnya para pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Asian games adalah momentum, jadi harus dimanfaatkan sebaik baiknya. Daerah lain berusaha dengan segala cara agar menarik orang (untuk) datang, tapi kini sudah ada karpet merah (para atlet dan wisman) untuk datang dan bertanding di event Asian games nantinya. Kita sedang berada di panggung dunia, mari kita manfaatkan dan kita harus siap menjadi tuan rumah” pungkasnya

Kemudian, Slamet Aji Pamungkas, selaku Kasubdit Pengembangan Kota Kreatif Bekraf dalam pemaparannya mengungkapkan era industri ekonomi kreatif yang sekarang berada di depan dan harus dikembangkan. Sebab, harus disasari bahwa eksplorasi terhadap Sumber Daya Alam (SDA) sudah mulai terkikis dan habis, sedangkan sebaliknya kreatifitas tak pernah habis, bahkan akan selalu berkembang ketika terus digunakan.

“Sudah ada peralihan dari era pertanian, industri, informatika dan sekarang transisi menuju ke era ekonomi kreatif. Sebab, SDA disadari mulai habis, sedangkan kreatifitas itu tidak pernah habis dan semakin digunakan (selalu terasah)” ungkapnya.

Selanjutnya, Ia juga menguraikan pentingnya 4 (empat) aktor yg harus bersinergi guna memajukan pengembangan ekonomi kreatif.

“Ada 4 (empat) aktor yang harus kompak dalam memajukan dan mengembangkan indistri ekonomi kreatif, yaitu A (akademisi), B (business, pelaku industri), C (Comunity, komunitas ekonomi kreatif), G (Goverment, pemerintah yang membuat kebijakan atau aturan) dan di luar itu ada Media, yang dapat mempromosikan serta mempublikasikan produk ekonomi kreatif” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *