CDCS Diharapkan Mampu Mengembangkan Potensi Intelektual Muda Di Sumatera Selatan

Anak Muda Berita Daerah Mahasiswa Opini

Palembang, selasarsumsel.id – Lembaga Kajian Strategis CDCS (Center For Democration And Civilization Studies) yang berlokasi Jl. Joko, Talang Semut, Bukit Kecil Palembang dalam beberapa waktu terakhir telah melaksanakan beberapa kajian dwi pekanan secara konsisten dan berkelanjutan. Terakhir, kajian dwi pekanan dilaksanakan dengan tema menyoroti kinerja dan evaluasi 100 hari pemerintahan HDMY di Sumatera Selatan.

Melihat geliat atmosfer diskusi yang dilakukan secara produktif dan ilmiah masih sangat minim di sumatera selatan pada umumnya, ataupun palembang pada khususnya, tidak seperti hal nya di ibukota jakarta ataupun di negara – negara lain, menjadi perhatian sendiri dari Tokoh Muda Sumatera Selatan, Ahmad Usmarwi Kaffah, S.H., LL. M.,LL. M.

“Tentu, saya sangat menyambut baik adanya lembaga CDCS yang sampai saat ini secara konsisten dan berkelanjutan menyelenggarakan kegiatan semacam diskusi/kajian ilmiah. Sangat diharapkan nantinya CDCS dapat menarik para generasi muda agar memiliki semangat yang produktif, tidak hanya mengahabiskan waktu yang percuma. CDCS harus dapat menjawab tantangan ke depan agar dapat membuat budaya diskusi menjadi kebiasaan yang hidup serta berkembang di palembang, sebab budaya tersebut masih sangat minim, tidak seperti di Ibukota (Jakarta) ataupun di negara lainnya” Ungkapnya kepada awak media pada Selasa (05/02/2019) ketika melakukan dialog/audiensi informal bersama lembaga CDCS.

“Bila perlu diskusi kajian dwi pekanan yang sering diselenggarakan CDCS dapat dilaksanakan menjadi kajian mingguan, atau per 3 harian, agar memang dapat menggali permasalahan aktual dan menghadirkan solusi yang konkrit bagi masyarakat, sehingga CDCS dapat mengembangkan potensi kaum intelektual muda di Sumatera Selatan” Lanjutnya.

Kemudian, secara lebih lanjut ia juga memberi beberapa masukan yang konstruktif kepada lembaga CDCS agar dapat terus aktif dan berkelanjutan dalam mengembangkan lembaga tersebut sesuai dengan visi dan tujuannya.

“Ke depan saya sangat berharap lembaga ini dapat terus bertahan, jangan hanya 1 atau 2 tahun, namun harus dapat terus berkelanjutan. Agar dapat konsisten dengan visi dan orientasi-nya guna menghidupkan sekaligus mengembangkan budaya diskusi di Sumatera Selatan” Pungkasnya.

“Catatan saya, CDCS harus fokus terhadap Human Resources agar SDM di sumsel terberdayakan, selanjutnya harus mengembangkan lembaga kalau perlu sampai ke tingkat bawah, agar dapat menyerap permasalahan di akar rumput, kemudian harus melakukan infleuncer terhadap para aktivis kampus misalkan agar dapat membuat kegiatan diskusi/kajian di kampus-kampus, dan terakhir CDCS harus menjadi gudang data di Sumatera Selatan, agar CDCS dapat menjadi rujukan sekaligus referensi bagi pemangku kebijakan dalam membuat kebijakan” Tutupnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *