Calon Anggota Legislatif DPR RI Ahmad Usmarwi Kaffah Silaturahmi Dengan Masyarakat Simpang Ketuai Muara Dua OKUS

Berita Daerah Politik

OKU Selatan, selasarsumsel.id – Calon anggota legislatif DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Selatan II, Ahmad Usmarwi Kaffah, SH., LL.M., LL.M., bersilaturahmi dengan masyarakat simpang ketuai Muara Dua OKUS pada senin (11/02/2019). Dalam agenda pertemuan kali ini, ia ditemani oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta Taufiqurahman, S.H.

Dalam sambutan awalnya, Taufiqurahman mengatakan bahwa ia jauh-jauh datang menghadiri acara ini guna memberi dukungan penuh kepada saudara Ahmad Usmarwi Kaffah, yang memang menurutnya merupakan satu-satunya caleg DPR RI di sumatera selatan yang berkampanye dengan cara yang bersih serta berani memberikan kontrak politik, seperti apa yang telah dilakukannya selama 2 periode menjadi anggota DPRD DKI Jakarta.

“Bang Ahmad adalah tokoh yang cerdas dan bersih serta islami” tegas Taufiqurahman, yang saat ini kembali mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif DPR RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta dan Luar Negeri.

Senada dengan hal tersebut, Robi salah satu tokoh masyarakat setempat mengatakan bahwa memang baru kali ini ada caleg yang berbeda dan sangat berkesan bagi masyarakat. Tidak minta dipilih namun memberikan pencerahan politik dan berani melawan politik beli putus yang banyak dilakukan caleg zaman ini.

“Kami masyarakat simpang ketuai sepakat untuk memilih beliau pada tanggal 17 April nanti. Prinsip kamu ambil uangnya jikalau ada caleg-caleg yang nyawer, namun jangan dipilih” imbuhnya.

Kemudian dalam orasi yang disampaikan, Ahmad Usmarwi Kaffah menyatakan bahwa memang persoalan terbesar saat ini ialah money politik yang tentunya sangat merusak mental bangsa. Oleh karenanya ia berkomitmen sejak awal pencalonan untuk membuka cakrawala berpikir masyarakat tentang dampak negatif money politik dalam pilkada, yang harus diminimalisir, jangan dibiarkan terus menerus.

“Apa yang dikatakan bang Taufik tadi benar kedepan rakyat harus memberikan pelajaran bagi caleg-caleg penipu rakyat dengan selembar uang 50 ribu – 100 ribu. Kedepan rakyat harus dilayani seperti apa yang dilakukan bang taufik di jakarta dengan membuka akses 24 jam ke telepon seluler pribadinya” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *