Begini Kronologi Eksekusi Perumahan Warga Di linggau Yang Sempat Ricuh

Berita Daerah

Selasarsumsel.id. Media sosial mendadak heboh dengan viralnya video dan foto yang memuat gambar kericuhan eksekusi sebuah perumahan yang terletak di kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau.

Sumber  yang berada dilapangan menyebutkan bahwa kericuhan yang terjadi merupakan respon warga setempat yang tinggal diperumahan kelurahan Air Kuti terhadap eksekusi yang dilakukan pihak Perum DAMRI dilahan seluas 1,5 hektar pada hari Rabu (20/12).

Ratusan warga mencoba memblokade Petugas (Source : FB Info lubuklinggau)

Massa yang terdiri dari ratusan warga itu memblokade jalan menggunakan ban bekas untuk menghalau eksekusi yang akan dilakukan. AKBP Sunandar selaku Kapolresta Lubuklinggau merespon blockade warga tersebut dengan memberikan peringatan. Warga yang tengah berada dalam kondisi emosi semakin tersulut pasca pembacaan peringatan yang dilakukan Kapolresta, Warga pun melempari aparat kepolisian dengan bom Molotov.

Kapolresta mencoba meredam emosi warga dengan kembali membacakan peringatan kedua berharap warga mau mengikuti arahan apaat dengan tertib. Sikap ini justru semakin memancing emosi warga yang terus saja melempari petugas yang kemudian direspon oleh aparat dengan terus merangsek maju mendekati kerumunan warga diikuti mobil water canon dan tembakan gas air mata.

Meskipun masyarakat terus melakukan perlawanan, pada akhirnya  petugas dapat merobohkan bangunan dengan alat berat setelah beberapa provokator masa aksi diamankan oleh pihak kepolisian.

Seorang warga setempat yang menolak disebutkan identitasnya menjelaskan kepada selasarsumsel.id bahwa lahan yang saat ini sedang dieksekusi memang benar milik PT.DAMRI yang sudah lama ditempati warga dan beberapa warga mengaku memiliki surat kepemilikan, namun kalah dipengadilan.

“ Itu lahan PT.DAMRI pak, sudah lamo ditempati warga pak. Cuma mereka kalah dipengadilan “  Kata salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya saat dihubungi selasarsumsel.id pada Rabu sore (20/12).

Situasi terakhir menyebutkan bahwa kondisi perumahan yang dieksekusi itu kini telah rata dengan tanah dengan puing-puing sisa reruntuhan bangunan bekas perumahan milik warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *